Panitia Tetapkan 1.879 Peserta Resmi OPON 6 Tahun 2026

Panitia Olimpiade PMR Online Nasional (OPON) VI Tahun 2026 secara resmi menetapkan peserta yang akan mengikuti pelaksanaan OPON 6 Tahun 2026. Berdasarkan hasil Verifikasi dan Validasi (VERVAL) data akhir, tercatat sebanyak 1.879 peserta resmi dari 337 sekolah yang tersebar di 87 kabupaten/kota pada 21 provinsi di seluruh Indonesia.

Capaian ini semakin menegaskan posisi OPON sebagai Olimpiade PMR Online terbesar dan terluas se-Indonesia, sekaligus menjadi pionir evaluasi pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) berbasis daring di tingkat nasional.

Sebaran peserta OPON 6 Tahun 2026 terdiri atas tiga jenjang PMR, yakni PMR Mula yang diikuti oleh 133 peserta dari 37 sekolah, PMR Madya dengan 820 peserta dari 136 sekolah, serta PMR Wira yang menjadi jenjang dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 926 peserta dari 164 sekolah.

Ketua Panitia OPON 6 Tahun 2026 sekaligus Direktur Utama PT Talenta Prestasi Indonesia (TAPRESNESIA), Fajar I. Kurniawan, M.Kom. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta, pembina, dan sekolah yang telah berpartisipasi serta mempercayakan OPON sebagai ajang kompetisi dan evaluasi nasional PMR.

“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi luar biasa dari seluruh peserta OPON 6. Data ini menunjukkan bahwa OPON tetap menjadi pionir dalam evaluasi pembinaan PMR secara daring dan menjadi yang terbesar di Indonesia hingga saat ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa OPON 6 tidak hanya berorientasi pada hasil kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan karakter, peningkatan literasi kepalangmerahan, serta adaptasi PMR terhadap perkembangan teknologi.

Dengan mengusung tema “PMR Kreatif, Indonesia Inspiratif”, OPON 6 Tahun 2026 diharapkan menjadi awal perjalanan prestasi bagi seluruh peserta. Panitia mengajak seluruh peserta resmi untuk mempersiapkan diri secara optimal dan menjaga sportivitas menjelang pelaksanaan OPON 6 yang akan digelar pada 7 Februari 2026.